Kalau lo perhatiin, dulu OPPO A Series punya pola penamaan yang gampang ditebak — dua angka kayak A17, A38, A58, A79, sampai A95.
Biasanya makin kecil angkanya, makin entry-level juga kelasnya.
Tapi mulai 2024, OPPO Indonesia ubah arah. Mereka sederhanain seri A ini jadi lebih gampang dipahami.
Sekarang ada varian 4G, 5G, versi dengan akhiran x, i, sampai Pro. Nah, seri “Pro” ini bisa dibilang penerus lini A9x karena punya spek dan fitur yang lebih kompetitif.
Contohnya aja OPPO A6 Pro 5G — penerus langsung dari A5 Pro 5G.
Buat lo yang penasaran A6 Pro 5G ini masuk seri mana, baca juga artikel Urutan Seri HP OPPO dari Terendah sampai Tertinggi biar lo makin paham bedanya tiap lini OPPO.
Dengan harga sekitar Rp4 jutaan, ponsel ini masuk ke segmen yang persaingannya gila-gilaan.
Tapi apakah A6 Pro 5G cukup menarik buat dilirik?
Gue udah baca banyak review dari sumber terpercaya. Nih ulasan lengkapnya dari gue.
Spesifikasi OPPO A6 Pro 5G

| Spesifikasi Oppo A6 Pro 5G | |
|---|---|
| Rilis | 2025 |
| Harga Rilis | 8/256GB: Rp4.699.000 |
| Layar | AMOLED FHD+ 6.57″ 120Hz |
| RAM | 8GB, LPDDR4X |
| Storage | 256GB, UFS 2.2 |
| Chipset | Dimensity 6300 (6 nm) |
| Kamera Utama | 50 MP (wide), f/1.8 2 MP (monochrome), f/2.4 Video: 1080p@30/60fps |
| Kamera Depan | 8 MP (wide), f/2.0 Video: 1080p@30fps |
| Baterai | Li-Pro 7000 mAh SuperVOOC 80W |
| Skor AnTuTu v10 | ±400.000 |
| Cek Harga Terbaru | Cek di Shopee » |
| Spesifikasi Lengkap » | |
Kelebihan OPPO A6 Pro 5G

1. Ketahanan Super Lengkap: IP66, IP68, IP69 + Military Grade
Satu hal yang langsung bikin gue respect sama OPPO A6 Pro 5G adalah ketahanannya.
Gila, ponsel ini punya tiga sertifikasi sekaligus — IP66, IP68, dan IP69.
Artinya, dia kuat banget dari semprotan air tekanan tinggi, tahan debu total, bahkan bisa aman direndam di air tawar sampai kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Gue pernah ngerasain sendiri gimana ribetnya kalau ponsel jatuh di jalan atau ke air.
Nah, A6 Pro 5G ini didesain buat hal-hal kayak gitu. OPPO juga ngasih jaminan “Military-Grade Shock Resistance”, yang berarti bodinya tahan benturan ringan kayak jatuh dari meja.
Menariknya, OPPO juga ngeklaim performa A6 Pro 5G ini bisa tetap stabil sampai 60 bulan alias 5 tahun pemakaian.
Jadi bukan cuma tahan fisik, tapi juga tahan performa. Menurut gue, ini langkah cerdas — terutama buat lo yang cari HP awet buat jangka panjang.
2. Layar Tajam, Cerah, dan Responsif Banget
Gue awalnya kira di harga segini OPPO bakal kasih panel IPS biasa.
Tapi ternyata gue salah besar. A6 Pro 5G udah pakai layar AMOLED 6,57 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz.
Warnanya tajam, kontrasnya mantap, dan berkat teknologi 10-bit, lo bisa nikmatin gradasi warna halus kayak HP premium.
Lo bisa pilih mode Vivid (DCI-P3) buat tampilan warna yang hidup, atau Natural (sRGB) buat warna yang lebih akurat.
Kecerahannya juga gokil — sampai 1400 nits di mode HBM, jadi tetap jelas meskipun di bawah terik matahari.
Layarnya juga udah dilindungi kaca AGC DT-Star D+ dan punya fitur tambahan kayak Glove Touch (bisa dioperasikan pakai sarung tangan) dan Outdoor Mode 2.0.
Buat gue pribadi, ini salah satu layar terbaik di kelas harga Rp4 jutaan.
Refresh rate tinggi, warna hidup, dan kecerahan luar biasa bikin pengalaman nonton atau main game jadi lebih imersif.
3. Baterai 7000 mAh + Charger 80W
Sekarang kita masuk ke sektor yang paling gue suka — baterainya. OPPO A6 Pro 5G punya baterai monster 7000 mAh.
Sekarang, baterai 5000 mAh udah jadi standar, angka segini tuh luar biasa.
Dan nggak cuma besar, tapi juga cepat isi dayanya.
Berkat teknologi SUPERVOOC 80W, baterai bisa keisi 50% cuma dalam 26 menit, dan penuh 100% sekitar 1 jam, sesuai pengujian dari YouTuber Mahmoud Taman.
Yang keren, A6 Pro 5G juga fleksibel — dia support charger 67W SUPERVOOC, PPS, bahkan USB Power Delivery.
Jadi kalau lo lupa bawa charger bawaan, masih bisa pakai charger laptop atau charger lain yang kompatibel.
Menurut gue, kombinasi baterai 7000 mAh + charger 80W ini jadi alasan paling kuat kenapa ponsel ini layak dibeli.
Buat lo yang aktif kerja seharian atau sering di luar ruangan, ini literally penyelamat hidup.
4. Dilengkapi Sistem Pendingin SuperCool VC
OPPO juga nggak lupa soal suhu.
A6 Pro 5G dibekali sistem pendingin SuperCool VC (vapor chamber) yang ngebantu jaga suhu tetap stabil.
Jadi meskipun lo main game atau multitasking berat, performanya tetap adem dan stabil.
Chipset-nya pakai MediaTek Dimensity 6300, yang menurut gue cukup solid buat aktivitas harian dan main game ringan-menengah.
Tapi jangan berharap performa “ngebut” kayak HP gaming ya, karena memang bukan itu fokusnya.
5. Kamera 50 MP Bisa Foto di Bawah Air
Sektor kameranya juga menarik.
Ponsel ini pakai kamera utama 50 MP (f/1.8) + depth sensor 2 MP. Hasil fotonya tajam dan warnanya enak dilihat, terutama di siang hari.
Menurut situs Helooexpress, hasil kamera A6 Pro 5G di kondisi terang sangat memuaskan.
Tapi saat low light hasilnya biasa aja — masih oke, tapi bukan yang terbaik. Gue sendiri setuju, karena ini bukan flagship.
Yang bikin unik justru fitur Underwater Photography Mode.
Mode ini bikin lo bisa motret di dalam air pakai tombol fisik, bukan layar sentuh.
Tombol Volume Naik buat jepret foto, dan Volume Turun buat ganti mode.
Fitur ini bukan gimmick, tapi beneran fungsional banget — cocok buat lo yang suka eksplor outdoor.
Tapi tetap ya, disarankan pakai waterproof case tambahan kalau mau motret di air lebih lama atau lebih dalam.
6. Kamera Depan Siap Buat Selfie & Vlog
Kamera depannya 16 MP (f/2.4, FOV 85°), dan hasilnya menurut gue udah cukup detail buat selfie atau video call.
Mahmoud Taman bilang hasilnya tetap tajam dan natural bahkan di kondisi agak gelap, apalagi ada mode malam dan AI Beautification yang bikin tone wajah lebih lembut tapi nggak berlebihan.
Fitur tambahan kayak Dual-view Video, Portrait, dan Time-lapse juga bikin kamera depan ini versatile banget buat konten harian.
7. Android 15 + NFC
A6 Pro 5G udah jalan di ColorOS 15 berbasis Android 15.
Fiturnya modern banget — ada AI Eraser, Smart Sidebar, sampai pengelolaan multitasking yang rapi.
Gue juga apresiasi OPPO yang kasih jaminan update OS 2 tahun dan patch keamanan 3 tahun.
Artinya lo masih aman buat pakai HP ini dalam jangka waktu lama.
Dari sisi konektivitas juga lengkap banget:
- 5G + fitur AI LinkBoost 3.0 biar sinyal stabil
- Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.4, dan NFC
- USB-C dengan dukungan OTG
Kekurangan OPPO A6 Pro 5G

1. Performa Cukup untuk Harian, Kurang untuk Gaming Berat
Sekarang bagian yang perlu lo pikirin matang-matang: performanya.
Dimensity 6300 di A6 Pro 5G ini mulus banget buat harian — scrolling media sosial, streaming, chatting, semua aman.
Tapi buat gaming berat kayak Genshin Impact, lo harus nurunin setelan ke medium.
Di harga Rp4 jutaan, pesaingnya kayak Infinix GT 30 Pro, iQOO Z10, POCO X7 5G, atau Galaxy A36 5G punya performa lebih tinggi.
Jadi, kalau lo gamer sejati yang ngejar FPS tinggi, mungkin A6 Pro 5G bukan pilihan utama.
Tapi kalau prioritas lo stabilitas, ketahanan, dan kenyamanan, ini HP yang bisa diandalkan banget.
Kalau lo lebih tertarik sama versi hematnya, bisa juga cek Review OPPO A6 Pro 4G biar tahu apa aja beda spek dan fiturnya.
2. Nggak Ada Kamera Ultrawide
Ini sih agak nyesek, bro. OPPO A6 Pro 5G cuma ngandelin kamera utama tanpa lensa ultrawide.
Padahal di kelas harga yang mirip, banyak kompetitor yang udah kasih kamera 0,5x buat foto rame-rame, pemandangan, atau ruang sempit.
Jadi kalau lo tipe yang suka foto landscape atau traveling, OPPO A6 Pro 5G jelas kalah fleksibel.
Mau ambil foto lebar? Ya siap-siap mundur jauh atau pasrah motong frame.
3. Slot microSD Hybrid, Serba Salah
OPPO A6 Pro 5G memang masih kasih slot microSD, tapi modelnya hybrid.
Artinya, lo harus milih:
- Dual SIM tanpa microSD, atau
- Satu SIM + microSD
Buat yang pakai dua nomor aktif (kerja dan pribadi), ini jelas ribet.
Apalagi kalau lo juga doyan simpan foto, video, atau file gede.
Kondisi kayak gini kerasa makin nanggung karena user sekarang maunya simpel dan all-in.
4. Nggak Ada Jack Audio 3,5 mm
Buat sebagian orang ini mungkin sepele, tapi buat yang masih setia sama earphone kabel, ini minus banget.
OPPO A6 Pro 5G sepenuhnya maksa lo pindah ke TWS atau pakai converter USB-C.
Masalahnya, nggak semua TWS itu stabil dan converter juga ribet kalau sering colok-cabut.
Jadi kalau lo sering dengerin musik atau main game pakai headset kabel, pengalaman pakainya jadi kurang praktis.
5. Masih Pakai Gyro Virtual
Nah, ini yang biasanya luput tapi kerasa banget buat gamer. OPPO A6 Pro 5G belum pakai gyro hardware, masih gyro virtual.
Efeknya?
Kontrol gerakan di game kayak PUBG atau CODM jadi kurang presisi. Buat main santai mungkin aman, tapi kalau lo terbiasa pakai gyro buat aiming halus, jelas terasa beda.
Responsnya nggak seakurat HP yang sudah punya gyro fisik.
Buat yang Cari HP Tangguh dan Awet, Ini Layak Dibeli
Menurut gue, OPPO A6 Pro 5G itu bukan HP yang fokus di performa ekstrem, tapi lebih ke kenyamanan dan daya tahan.
Dengan harga Rp4 jutaan, lo dapet:
- Layar AMOLED 120 Hz yang super terang
- Bodi tangguh bersertifikat IP66/IP68/IP69
- Baterai 7000 mAh + charger 80W
- Kamera 50 MP dengan mode foto bawah air
- NFC, Android 15, dan jaminan update OS
Komprominya cuma di sektor performa gaming dan absennya lensa ultrawide.
Tapi kalau lo nyari HP yang awet, tahan banting, dan jarang ngecas, A6 Pro 5G ini menurut gue salah satu opsi paling worth it di kelasnya.
Kalau lo masih bandingin harga HP OPPO lainnya, jangan lupa mampir ke Harga HP OPPO Terbaru yang selalu update tiap bulan.






