Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Kalau nanya, “lebih bagus kamera oppo atau Samsung?”, jawabannya dari gue tergantung budget lo.
Keduanya punya filosofi kamera yang berbeda: foto yang dihasilkan kamera oppo lebih enak dilihat dengan warna vivid dan skin tone yang diperhalus. Sementara Samsung lebih ke hasil yang natural dan stabil di berbagai kondisi cahaya.
Tapi cerita itu berubah drastis tiap lo naik satu segmen harga. Gue bakalan breakdown per kelas supaya lebih berguna buat lo yang lagi cari HP spesifik.
Kelas di bawah Rp 2 juta: Oppo A38 vs Samsung Galaxy A16
Di kelas entry level, jujur saja keduanya bukan juara di kamera dan lo nggak bisa expect lebih di kelas harganya. Tapi ada perbedaan yang perlu lo tahu sebelum checkout.
Oppo A38 hadir dengan kamera utama 50 MP + depth 2 MP, kamera depan 5 MP. Di atas kertas, 50 MP kedengarannya keren.
Tapi kamera ini pakai sensor kecil tanpa OIS, jadi di kondisi cahaya cukup hasilnya lumayan tajam, tapi begitu masuk ke dalam ruangan atau malam hari, noise langsung muncul dan detail hilang. Mode malam ada, tapi hasilnya masih terbatas.
Keunggulan Oppo A38 di kelas ini adalah portrait mode yang menghasilkan efek bokeh cukup rapi untuk harga segini, dan warna foto yang terlihat lebih “cerah” — cocok buat konten sosial media santai.
Galaxy A16 hadir dengan kamera utama 50 MP, ultra-wide 5 MP, dan macro 2 MP — plus kamera depan 13 MP.
Tiga kamera belakang langsung terasa bedanya: lo punya opsi wide untuk foto pemandangan atau foto grup yang lebih luas. Tapi kamera ultra-wide di harga ini resolusinya kecil, jadi jangan expect kualitas seperti kelas 5 jutaan ya.
Yang bikin A16 menarik di entry-level adalah kamera depan 13 MP — signifikan lebih tajam dari Oppo A38 yang cuma 5 MP. Kalau lo sering video call atau selfie, ini perbedaan yang terasa langsung.
Samsung A16 menang di kelengkapan kamera (ada ultra-wide) dan kamera depan yang lebih tajam. Pilih A16 kalau sering selfie dan foto grup. Pilih Oppo A38 kalau budget ketat dan lebih sering foto siang hari outdoor — hasilnya sebanding, harganya lebih hemat.
Kelas Rp 2–4 juta: Oppo A3 vs Samsung Galaxy A26
Ini segmen yang paling rame pembelinya di Indonesia. Di sini Oppo dan Samsung mulai serius soal kamera dan perbedaan filosofinya mulai kelihatan jelas.
Oppo A3 hadir dengan kamera utama 50 MP (f/1.8) plus kamera depth 2 MP. Kamera selfie 8 MP. Yang beda dari A38 adalah lensa lebih lebar (aperture f/1.8 artinya lebih banyak cahaya masuk), jadi foto low-light langsung lebih baik dibanding seri A38 di bawahnya.
AI portrait di Oppo A3 lumayan impresif untuk harganya — kulit terlihat natural, background blur rapi. Tapi lo masih kehilangan lensa ultra-wide, yang artinya nggak bisa foto landscape atau group foto lebih dari 4–5 orang dengan nyaman.
Galaxy A26 bawa kamera utama 50 MP (OIS) + ultra-wide 12 MP + macro 5 MP, kamera depan 13 MP. OIS di harga ini adalah keunggulan besar — foto lo nggak blur walau tangan goyah sedikit, dan video jadi lebih stabil. Di kelas Oppo yang harganya mirip, OIS belum hadir.
Ultra-wide 12 MP di A26 juga bukan ultra-wide main-main — resolusinya cukup serius untuk foto pemandangan dan konten yang butuh sudut lebar. Kamera macro 5 MP untuk foto detail objek dekat juga lebih berguna dibanding macro 2 MP yang sering jadi gimmick di HP lain.
Samsung A26 unggul jelas berkat OIS dan ultra-wide 12 MP yang menurut gue lebih berguna. Kalau lo sering foto gerak (anak-anak, acara, konser) atau butuh sudut lebar, A26 jauh lebih worth it meski harganya sedikit lebih mahal.
Kelas Rp 4–6 juta: Oppo Reno 13F vs Samsung Galaxy A36
Ini kelas yang paling seru untuk dibandingkan. Budget udah cukup buat dua merek serius masukin fitur kamera yang meaningful — dan perbedaan gaya kamera Oppo vs Samsung paling kelihatan di sini.
Reno 13F hadir dengan kamera utama 50 MP (OIS), ultra-wide 8 MP, depth 2 MP, kamera depan 32 MP.
Kamera selfie 32 MP-nya adalah highlight seri Reno — selfie di Reno 13F itu beneran detail, dan fitur AI portrait-nya canggih: bisa bikin skin tone terlihat glowing, menghapus blemish, sampai AI flare portrait yang bikin foto selfie terlihat sinematik.
Kamera utama 50 MP dengan OIS hasilnya bagus di siang hari — warna vivid, detail tajam. Mode malam juga improved signifikan dibanding generasi sebelumnya. Kelemahannya: ultra-wide hanya 8 MP — kalau di-crop atau dicetak besar, detailnya turun lumayan.
Galaxy A36 bawa kamera utama 50 MP (OIS), ultra-wide 12 MP, macro 5 MP, kamera depan 12 MP. Samsung pilih jalur yang lebih balanced: semua lensa dapat resolusi yang layak, OIS jalan di kamera utama, dan fitur AI-nya (Object Eraser, Best Face) lebih fokus ke produktivitas foto daripada memperindah penampilan.
Hasil foto Samsung A36 di siang hari cenderung lebih natural warnanya — langit biru tetap biru, bukan biru neon. Ini selera, tapi kalau lo edit foto sebelum upload, foto Samsung lebih “clean” sebagai bahan edit. Sebaliknya, foto Oppo lebih siap upload langsung tanpa edit.
Pilih Oppo Reno 13F kalau lo sering selfie, suka konten Instagram/TikTok, dan mau foto yang “sudah cantik” langsung dari kamera. Pilih Samsung A36 kalau lo photographer kasual yang suka foto natural, butuh video stabil, dan kadang edit foto sebelum upload.
Kelas Rp 6–9 juta: Oppo Reno 13 5G vs Samsung Galaxy A56
Di sini, dua-duanya udah bawa sistem kamera yang serius. Perbedaannya bukan lagi “ada fitur atau nggak”, tapi lebih ke “karakter dan preferensi foto lo yang mana?”
Reno 13 5G hadir dengan trio kamera: utama 50 MP (f/1.8, OIS), ultra-wide 8 MP, monokrom 2 MP — plus kamera selfie 50 MP. Chipset Dimensity 8350 yang dipake bikin pemrosesan AI-nya lebih cepat: fitur AI Live Photo, AI De-blurring, ProXDR, sampai video 4K@60fps semua jalan mulus.
Kamera selfie 50 MP-nya adalah yang terbaik di kelas ini dari Oppo — bisa rekam video 4K dari kamera depan, dan portrait selfie-nya sangat detail.
Tapi ultra-wide masih 8 MP — konsisten dengan seri Reno lain, dan ini jadi trade-off yang agak sayang di harga 9 jutaan.
Galaxy A56 hadir dengan kamera utama 50 MP (f/1.8, OIS), ultra-wide 12 MP, macro 5 MP — kamera depan 12 MP. Chipset Exynos 1580 dengan fitur Video HDR dan mode Low Noise bikin video dan foto low-light di A56 notably bagus untuk kelasnya.
Yang bikin A56 menarik banget adalah harganya Rp 2–3 juta lebih murah dari Reno 13, tapi kualitas foto hariannya bersaing ketat.
Fitur AI seperti Circle to Search, Object Eraser, dan Best Face memang lebih practical daripada dekoratif. Kalau lo prioritasin value for money, A56 sangat sulit ditandingi di kelas ini.
Samsung A56 menang nilai uang — harganya lebih terjangkau tapi kualitas foto hariannya bersaing. Pilih Reno 13 kalau selfie 4K dan AI foto creative adalah prioritas lo, dan budget lo emang udah di angka 9 juta.
Ini versi ringkasnya biar lo bisa langsung scan yang relevan:
| Harga | Oppo | Samsung | Unggulan kamera |
|---|---|---|---|
| < Rp 2 juta | A38 — portrait bagus, selfie 5 MP | A16 — selfie 13 MP, ada ultra-wide | Samsung (selfie & kelengkapan) |
| Rp 2–4 juta | A3 — f/1.8, portrait natural | A26 — OIS + ultra-wide 12 MP | Samsung (OIS & ultra-wide) |
| Rp 4–6 juta | Reno 13F — selfie 32 MP, AI portrait | A36 — balanced, warna natural | Oppo (selfie) / Samsung (harian) |
| Rp 6–9 juta | Reno 13 — selfie 4K, AI canggih | A56 — Video HDR, value money | Samsung (value) / Oppo (selfie) |
Setelah gue lihat semua segmen, pola ini konsisten di hampir semua kelas harga:
Karakter kamera Oppo:
Karakter kamera Samsung:
Kalau gue harus simpulkan dalam satu kalimat: Oppo untuk lo yang mau foto selfie dan portrait yang langsung bagus; Samsung untuk lo yang mau foto serbaguna, stabil, dan natural.
Pilih Oppo kalau:
Pilih Samsung kalau:
Masih bingung pilih yang mana? Coba tentukan dulu satu hal: lo lebih sering foto diri sendiri atau foto pemandangan/momen? Jawabannya yang paling nentuin pilihan lo antara dua merek ini.
Selain kamera, parameter lain yang harus lo perhatikan juga soal keawetannya. Untuk lebih lengkapnya lo bisa pelajarin artikel lebih awet HP Samsung atau Oppo disini.