Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Poco balik lagi ngerusak pasar mid-range lewat peluncuran Poco X7 Pro. HP ini resmi rilis global Januari 2025 dan langsung jadi penerus Poco X6 Pro yang sebelumnya juga laris manis.
Bedanya? X7 Pro ini naik kelas cukup jauh. Mulai dari performa, fitur, sampai daya tahan bodinya. Poco jelas ngebidik user yang pengen HP kencang, layar cakep, dan fitur rasa flagship—tapi budget masih waras.
Nah, pertanyaannya sekarang: worth it nggak di harga 4,5 jutaan? Yuk kita bedah satu-satu.

| Komponen | Detail |
|---|---|
| Rilis | 2025 |
| Harga | 12/512GB: Rp4.499.000Iron Man Edition: Rp5.499.000 |
| Layar | AMOLED 1.5K 6.67″ 120Hz |
| Chipset | Dimensity 8400 Ultra (4 nm) |
| RAM | 12GB, LPDDR5X |
| Storage | 512GB, UFS 4.0 |
| Kamera Utama | 50 MP (wide) f/1.58 MP (ultrawide) f/2.2Video: 4K@24/30fps, gyro-EIS |
| Kamera Selfie | 20 MP (wide) f/2.2Video: 1080p@30fps |
| Baterai | 6000 mAhFast Charging 90W |
| Skor AnTuTu v10 | ±1,6 Jutaan |
Update Harga Terbaru & Penawaran Terbaik dari Toko Resmi, Klik Tombol Dibawah ↓

Di harga segini, Poco X7 Pro bisa dibilang nggak ada lawan.
Biasanya, HP 4–5 jutaan mentok di Snapdragon 7 series atau Dimensity kelas menengah. Tapi Poco malah kasih Dimensity 8300 Ultra, chipset yang performanya udah ngedeketin flagship.
Skor AnTuTu tembus 1,6 juta, jelas jauh di atas rata-rata pesaingnya. Buat gaming dan multitasking berat? Aman.
Berkat chipset kencang, hampir semua game berat kayak Genshin Impact, PUBG Mobile, COD Mobile, sampai Honkai: Star Rail bisa lo mainin di setting grafis tinggi + FPS maksimum.
Di harga segini, ini termasuk privilese langka. Banyak HP lain masih harus nurunin grafik ke medium biar stabil.
RAM 12 GB LPDDR4X bikin aktivitas multitasking lancar jaya. Pindah aplikasi nggak gampang reload, apalagi masih ada fitur RAM Expansion.
Memang belum LPDDR5, tapi performanya udah lebih dari cukup buat kebutuhan berat.
Ini salah satu nilai jual paling absurd.
Di harga 4,5 jutaan, storage 512 GB UFS 4.0 itu jarang banget. Kebanyakan kompetitor masih 256 GB UFS 3.1, bahkan ada yang 128 GB.
Efeknya?
Loading aplikasi lebih cepat, buka game lebih ngebut, dan transfer data makin sat-set.
Poco X7 Pro udah support rekam video 4K 60 FPS, fitur yang biasanya cuma nongol di HP flagship.
Dengan bantuan stabilisasi, hasil videonya lebih smooth dan minim guncangan. Buat konten harian, ini udah lebih dari cukup.
Walau performanya kencang, Poco X7 Pro nggak keliatan kayak HP gaming yang tebal dan berat.
Desainnya lebih tipis, ringan, dan elegan, jadi nyaman dipakai harian tanpa malu-maluin.
Ini pertama kalinya Poco kasih sertifikasi IP68 di seri X.
Artinya, HP ini tahan debu dan aman kalau kecebur air tawar sampai 1,5 meter selama 30 menit. Buat lo yang sering mobile, ini nilai plus gede.
Menurut pengujian Gizmochina, charger 90W bisa ngisi dari 0–100% sekitar 30–42 menit.
Dan kabar baiknya: charger masih ada di dalam box. Di saat brand lain mulai pelit, Poco masih waras.
Dual speaker stereo bikin pengalaman nonton, gaming, dan denger musik jadi lebih immersive.
Biasanya juga udah didukung Dolby Atmos, jadi kualitas suaranya lebih berasa lebar dan enak.
Layarnya pakai AMOLED resolusi 1.5K + refresh rate 120Hz. Tajam, smooth, dan responsif.
Kecerahan maksimalnya sampai 3200 nits, jadi dipakai di luar ruangan juga masih jelas.
Poco X7 Pro dijanjiin update OS 3 tahun dan security patch 4 tahun.
Artinya, HP ini masih aman dipakai jangka panjang tanpa takut ketinggalan update penting.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Poco X7 5G

Walau lebih ringan dari MIUI, bloatware masih cukup banyak. Beberapa aplikasi bawaan susah dihapus dan kadang suka muncul notifikasi promosi.
Namanya AoD, tapi nyalanya cuma 10 detik, habis itu mati.
Buat lo yang pengen AoD beneran always on, ini jelas ngeselin karena harus tap layar dulu buat cek jam atau notifikasi.
Kamera depan Poco X7 Pro cuma bisa rekam video 30 FPS, padahal di Poco X6 Pro masih bisa 60 FPS.
Buat vlog atau video call, hasilnya terasa kurang smooth dibanding generasi sebelumnya.
Sayangnya, fitur bypass charging belum ada.
Artinya, kalau ngecas sambil main game, baterai tetap kena siklus pengisian, yang bisa bikin degradasi lebih cepat dalam jangka panjang.
Meski kencang, Poco X7 Pro masih bisa panas kalau dipakai gaming berat dalam durasi panjang.
Thermal throttling bisa muncul kalau setting dipaksa rata kanan terus-menerus.
Walau kapasitasnya besar, daya tahannya nggak istimewa.
Buat pemakaian normal aman seharian, tapi kalau lo heavy user, tetap harus siap sering ngecas.
Berdasarkan pengujian Jagat Review:
Memang peningkatannya nggak jauh banget dari X6 Pro, tapi tetap jadi yang terkencang di kelasnya.
Jawaban jujur dari gue: YES, WORTH IT.
Poco X7 Pro cocok buat lo yang nyari HP kencang buat gaming, multitasking berat, layar cakep, dan fitur premium kayak IP68, tanpa harus bayar harga flagship.
Minusnya memang ada, tapi masih bisa ditoleransi kalau ngelihat apa yang ditawarin.
Kalau prioritas lo performa dan value, Poco X7 Pro jelas salah satu pilihan terbaik.
Kalau budget lo lebih mepet, POCO X7 5G juga masih menarik buat dilirik.
Langsung aja baca artikel Kelebihan dan Kekurangan POCO X7 5G di sini.