Kelebihan Kekurangan Tecno Camon 50 Pro 5G, Apakah Worth It?

Kelebihan Kekurangan Tecno Camon 50 Pro 5G

Tecno Camon 50 Pro 5G adalah HP 5G kelas menengah yang resmi meluncur di Indonesia pada 3 Maret 2026, dengan penjualan dimulai 9 Maret 2026. Harga resminya mulai dari Rp 5.499.000 untuk varian 8GB/256GB.

HP ini hadir sebagai penerus Camon 40 Pro 5G, membawa dua upgrade besar yang sebelumnya tidak ada: kamera telefoto 3x optical zoom dan layar AMOLED curved 144Hz.

Di kelas harga Rp 5–7 juta, ini adalah kombinasi yang cukup menarik — tapi ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan beli.

Kelebihan:

  • Sensor Sony LYTIA 700C 1/1,56″ — salah satu sensor terbesar di kelasnya
  • Kamera telefoto 50MP optical zoom 3x — langka di harga Rp 5–7 jutaan
  • Layar AMOLED curved 6,78″ 144Hz — lebih mulus dari rata-rata kelas ini
  • Baterai 6.500mAh + bypass charging + empat sertifikasi durabilitas (IP68/IP69/IP69K/MIL-STD-810H)
  • Fitur lengkap: NFC, dual speaker Dolby Atmos, IR blaster, garansi update 5 tahun

Kekurangan:

  • Resolusi 1,5K bersifat upscaled, bukan native — native GPU-nya tetap 1080p
  • Kamera ultrawide hanya 8MP — tertinggal dibanding kompetitor
  • Tidak ada jack audio 3,5mm dan slot microSD
  • Chipset Dimensity 7400 bukan pilihan untuk gaming berat
  • Telefoto bukan tipe periscope — zoom di atas 10x kualitasnya menurun signifikan

Spesifikasi Tecno Camon 50 Pro 5G

Tecno Camon 50 Pro 5G
KomponenDetail
LayarAMOLED Curved 6,78″ 144Hz, resolusi 1.5K (1208×2644 px, ~429 ppi), 4.500 nit peak
ChipsetMediaTek Dimensity 7400 Ultimate (4nm)
RAM8GB fisik (+ 8GB extended) / 12GB fisik (+ 12GB extended)
Storage256GB / 512GB (tidak ada slot microSD)
Kamera Utama50MP Sony LYTIA 700C, sensor 1/1,56″, f/1.8, OIS closed-loop motor, Quad-Pixel
Kamera Telefoto50MP, focal 70mm, f/2.4, optical zoom 3x, AI SuperZoom 60x
Kamera Ultrawide8MP
Kamera Depan50MP, autofocus
Baterai6.500mAh, fast charge 45W, bypass charging, reverse wired charging
OSAndroid 16 + HiOS 16
Konektivitas5G, WiFi, Bluetooth, NFC, USB-C, OTG, IR blaster, FM
DurabilitasIP68, IP69, IP69K, MIL-STD-810H
SpeakerDual speaker + Dolby Atmos
Dimensi162,93 × 77,47 × 7,38mm, bobot ~181g
WarnaMoonshadow Black, Cypress Green, Nebula Titanium, Misty Purple
Garansi OSUpdate Android 3 generasi, patch keamanan 5 tahun

Harga Resmi di Indonesia

VarianHarga Resmi
8GB/256GBRp 5.499.000
12GB/256GBRp 5.999.000
12GB/512GBRp 6.999.000

Cek harga terkini dan promo di Shopee — harga bisa berubah saat ada flash sale.

Catatan Penting: Nama Produk

Di pasar global, HP ini dikenal sebagai TECNO Camon 50 Ultra 5G. TECNO Indonesia memilih nama “Camon 50 Pro 5G” agar lebih mudah dipahami konsumen lokal sebagai penerus langsung Camon 40 Pro 5G. Secara spesifikasi, keduanya identik.

Perbedaan Camon 50 vs Camon 50 Pro 5G

Camon 50 reguler (Rp 3,5 jutaan) menggunakan chipset berbeda (tidak ada 5G), layar flat tanpa kurva, dan tidak ada kamera telefoto.

Camon 50 Pro 5G adalah produk yang berbeda kategori — bukan sekadar upgrade minor, melainkan lini yang berbeda secara positioning.

Kelebihan Tecno Camon 50 Pro 5G

Kelebihan Tecno Camon 50 Pro 5G

1. Kamera Utama 50MP Sony LYTIA 700C — Sensor Besar untuk Kelas Harganya

Keunggulan pertama dan paling signifikan dari HP ini ada di sensor kamera utamanya.

Sony LYTIA 700C (kode teknis: LYT-700C) berukuran 1/1,56 inci — ini adalah salah satu sensor terbesar yang bisa kamu temukan di HP dengan harga di bawah Rp 7 juta.

Untuk konteks: sensor sebesar ini lebih luas dari yang dipakai banyak kompetitor di kelas yang sama.

Ukuran sensor yang lebih besar berarti lebih banyak cahaya yang bisa ditangkap tiap pixel, yang berdampak langsung pada dua hal: foto malam yang lebih terang dan lebih minim noise, serta rentang dinamis yang lebih lebar — detail di area terang dan gelap dalam satu frame lebih terjaga.

Sensor ini dikombinasikan dengan:

  • Aperture f/1.8 (lensa lebih “terbuka”, lebih banyak cahaya masuk),
  • Teknologi OIS closed-loop motor (optical image stabilization generasi terbaru — lebih presisi dalam menstabilkan video dan foto jarak jauh dibanding OIS konvensional),
  • dan Quad-Pixel binning (menggabungkan 4 piksel menjadi 1 untuk hasil malam yang lebih bersih).
  • Juga ada flicker sensor yang berguna untuk memotret di kondisi lampu berkedip seperti indoor mall atau konser.

Dari laporan hands-on yang dipublikasikan media teknologi, hasil foto siang hari tergolong tajam dengan saturasi warna yang natural.

Untuk kondisi malam, kombinasi sensor besar dan OIS closed-loop memberikan hasil yang kompetitif di kelasnya.

2. Kamera Telefoto 50 MP Optical Zoom 3x — Upgrade Terbesar dari Pendahulunya

Ini adalah fitur yang paling membedakan Camon 50 Pro 5G dari Camon 40 Pro 5G: ada kamera telefoto, sedangkan pendahulunya tidak punya sama sekali.

Kamera telefoto ini menggunakan sensor 50MP dengan focal length 70mm (setara 3x optical zoom), f/2.4. Yang perlu digaris bawahi: ini adalah optical zoom sungguhan, bukan digital crop.

Artinya, kualitas foto di 3x zoom masih mempertahankan detail asli dari sensor — berbeda dengan digital zoom yang sekadar memotong dan memperbesar gambar.

Fitur tambahan yang menyertai:

  • AI SuperZoom 60x: zoom digital jauh untuk situasi darurat (kualitas menurun signifikan di atas 10x, tapi berguna saat tidak ada pilihan lain)
  • 5x SuperZoom FlashSnap: menangkap objek bergerak cepat dengan zoom — berguna untuk konser, olahraga, atau anak-anak yang aktif
  • Best Moment 2.0: memilih frame terbaik dari serangkaian foto burst
  • AI Auto Zoom: komposisi otomatis menyesuaikan zoom berdasarkan subjek
  • Aqua Mode: mode khusus untuk foto di bawah atau sekitar air

Focal length 70mm juga ideal untuk foto potret — kompresi perspektifnya lebih natural untuk wajah dibanding kamera ultrawide atau bahkan kamera utama.

3. Layar AMOLED Curved 6,78″ 144Hz — Tampilan Premium di Kelas Menengah

Panel AMOLED dengan refresh rate 144Hz adalah hal yang belum umum di kelas harga Rp 5–7 juta. Sebagian besar kompetitor di kisaran harga ini masih menggunakan 90Hz atau 120Hz.

Perbedaan 144Hz terasa nyata saat scroll media sosial, membuka aplikasi, atau main game — animasi terlihat lebih halus dan responsif.

Layar ini juga punya kecerahan puncak 4.500 nit — tinggi untuk kelas menengah, yang berarti konten lebih mudah terbaca di bawah terik matahari. Ini relevan bagi pengguna di Indonesia yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Satu hal yang perlu dipahami dengan jelas: label “1,5K” pada layar ini bersifat upscaled, bukan native.

Berdasarkan keterangan resmi TECNO sendiri (yang tertulis di halaman produk globalnya), resolusi native dari GPU adalah 1080×2364 piksel. Chip khusus TECNO T1 kemudian melakukan upscaling ke 1208×2644 piksel.

Dalam praktik, perbedaan visual antara 1080p upscaled vs native 1,5K sangat sulit dibedakan dengan mata biasa di ukuran 6,78 inci. Tapi sebagai calon pembeli, kamu berhak tahu ini.

Desain curved layarnya juga memberi kesan premium — tepi layar melengkung memberikan tampilan visual yang lebih mewah dan nyaman digenggam.

4. Performa Dimensity 7400 Ultimate — Kencang untuk Kebutuhan Sehari-hari

MediaTek Dimensity 7400 Ultimate adalah chipset 5G berbasis proses 4nm yang dirancang untuk efisiensi daya tinggi.

Untuk aktivitas sehari-hari — media sosial, streaming, multitasking ringan, kamera — chipset ini lebih dari cukup.

Dari data benchmark yang dipublikasikan independen untuk varian globalnya (Camon 50 Ultra 5G yang identik secara spesifikasi):

  • AnTuTu 3D: ~972.694 (sumber: Gadget Pilipinas, April 2026)
  • AnTuTu Benchmark 11: ~998.952 (sumber: NanoReview)
  • Geekbench 6 single-core: 910 / multi-core: 2.839 (sumber: Gadget Pilipinas)

Untuk referensi komparatif: skor ini berada di bawah Redmi Note 15 Pro+ 5G (~1,04 juta) dan Realme 15 Pro 5G (~1,02 juta), tapi masih di atas Nothing Phone 3a Pro (~805.000).

Artinya, Dimensity 7400 Ultimate bukan chipset tercepat di kelas ini, tapi juga bukan yang paling lambat.

Untuk gaming, HP ini mampu menjalankan PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Free Fire dengan pengaturan standar ke medium. Gaming berat di setting grafis tinggi atau game AAA mobile akan terasa terbatas — ini memang bukan peruntukan utama HP ini.

5. Baterai 6.500mAh + Fast Charge 45W + Bypass Charging

Kapasitas 6.500mAh adalah angka yang cukup besar, bahkan di kelas harga manapun. Dengan chipset 4nm yang efisien, kombinasi ini seharusnya mampu memberikan daya tahan seharian penuh untuk pengguna aktif, atau lebih dari sehari untuk penggunaan biasa.

Fast charge 45W bukan yang tercepat di kelasnya (beberapa kompetitor sudah menawarkan 67W ke atas), tapi cukup praktis — dari kosong ke penuh diperkirakan membutuhkan sekitar 70–80 menit berdasarkan laporan dari varian global.

Yang lebih menarik secara teknis adalah bypass charging: saat HP di-charge, daya dari adaptor langsung disuplai ke sistem tanpa melewati baterai.

Artinya, panas yang dihasilkan saat charging tidak membebani baterai secara langsung. Ini berguna bagi kamu yang sering main game sambil charge, karena suhu lebih terkontrol dan baterai lebih awet jangka panjang.

Ada juga reverse wired charging — bisa mengisi daya perangkat lain (earphone, HP lain) menggunakan Camon 50 Pro 5G sebagai power bank darurat via kabel.

6. Durabilitas Empat Sertifikasi — IP68, IP69, IP69K, MIL-STD-810H

Ini adalah nilai jual yang benar-benar langka di kelas harga Rp 5–7 juta. Kebanyakan HP di kisaran ini hanya punya splash-resistant informal atau sertifikasi IP54 yang terbatas. Camon 50 Pro 5G punya:

  • IP68: tahan rendam di air tawar kedalaman 1,5m selama 30 menit
  • IP69: tahan semprotan air dari berbagai sudut
  • IP69K: tahan semprotan air bertekanan tinggi dan suhu tinggi (ini yang paling ketat — biasa dipakai peralatan industri)
  • MIL-STD-810H: lulus uji standar militer AS untuk ketahanan terhadap guncangan, benturan, suhu ekstrem, dan kelembaban tinggi

Kombinasi keempat sertifikasi ini berarti HP ini serius dalam hal durabilitas — bukan sekadar label marketing. Untuk pengguna yang aktif di outdoor, sering kehujanan, atau bekerja di lingkungan fisik yang keras, ini adalah jaminan yang signifikan.

7. Fitur Lengkap: NFC, Dual Speaker Dolby Atmos, IR Blaster, Update 5 Tahun

Beberapa fitur yang terlihat “kecil” tapi sering menentukan pilihan:

NFC hadir di semua varian — berguna untuk pembayaran digital (GoPay, OVO, LinkAja), pengecekan saldo e-money, dan transfer data antar perangkat. Di kelas Rp 5 jutaan, NFC bukan lagi standar universal — masih ada HP yang memangkasnya.

Dual speaker dengan Dolby Atmos menghasilkan output audio stereo yang lebih imersif untuk menonton video, main game, atau mendengarkan musik tanpa headphone.

IR blaster memungkinkan HP ini berfungsi sebagai remote universal untuk TV, AC, dan perangkat rumah tangga lainnya.

Jaminan update 3 generasi Android + patch keamanan 5 tahun: untuk HP dengan harga Rp 5–7 juta, ini adalah komitmen yang sangat baik.

HP yang dibeli sekarang masih akan mendapat update OS setidaknya hingga 2028–2029 dan patch keamanan hingga 2031.

Kekurangan Tecno Camon 50 Pro 5G

Kekurangan Tecno Camon 50 Pro 5G

1. Resolusi Layar 1,5K Adalah Upscaled, Bukan Native

Ini bukan kekurangan fatal, tapi penting untuk dipahami secara jujur. TECNO sendiri mengakui secara resmi dalam disclaimer produk globalnya bahwa resolusi native GPU adalah 1080×2364 piksel. Upscaling ke 1208×2644 piksel dilakukan oleh chip khusus TECNO T1.

Dalam penggunaan sehari-hari, perbedaannya sangat sulit terlihat dengan mata biasa — pada ukuran layar 6,78 inci, 1080p pun sudah tergolong tajam.

Yang perlu kamu waspadai: beberapa aplikasi pihak ketiga akan menampilkan layar ini sebagai 1080p karena memang tidak bisa membaca data upscaled.

Ini juga berarti sebagian konten — terutama dari aplikasi streaming atau game — tetap dirender di 1080p.

Kesimpulan praktis: secara visual kamu tidak akan banyak merasakan perbedaan, tapi label “1,5K” sebaiknya dipahami dengan konteks ini, bukan ditelan mentah-mentah sebagai native 1,5K.

2. Kamera Ultrawide Hanya 8MP — Tertinggal dari Standar Kelas Ini

Tecno menempatkan resolusi tinggi (50MP) di dua kamera utama dan telefoto, tapi kamera ultrawide hanya mendapat sensor 8MP.

Di era di mana banyak kompetitor kelas menengah sudah menawarkan ultrawide 12–13MP, ini terasa kurang proporsional.

Ultrawide 8MP umumnya menghasilkan foto yang lebih “lunak” — kurang detail di tepi frame, dan performa di kondisi low light lebih terbatas. Kalau kamu sering foto landscape, arsitektur, atau foto grup yang butuh sudut lebar, ini adalah keterbatasan nyata.

Kamera depan 50MP secara spesifikasi terlihat tinggi, tapi resolusi saja tidak menjamin kualitas — faktor penting lain seperti ukuran sensor, apertur, dan algoritma pemrosesan juga menentukan.

Berdasarkan laporan hands-on, kamera selfie-nya kompeten tapi tidak melampaui ekspektasi secara dramatis.

3. Tidak Ada Jack Audio 3,5mm dan Slot MicroSD

Dua fitur yang sudah semakin umum dihilangkan dari HP modern, tapi masih relevan bagi segmen pengguna tertentu.

Tidak ada jack 3,5mm: jika kamu masih menggunakan headphone atau earphone berkabel dengan jack standar, kamu perlu adaptor USB-C ke 3,5mm. Bisa jadi repot dan satu aksesoris tambahan yang harus dibawa kemana-mana.

Tidak ada slot microSD: storage 256GB atau 512GB mungkin cukup untuk kebanyakan pengguna, tapi jika kamu seorang konten kreator yang sering merekam video 4K resolusi tinggi, kapasitas bisa habis lebih cepat dari yang kamu kira. Tidak ada opsi ekspansi.

4. Telefoto Bukan Tipe Periscope — Zoom di Atas 10x Kualitasnya Menurun

Kamera telefoto 3x optical zoom Camon 50 Pro 5G menggunakan desain standar (bukan periscope).

Pada zoom 3x, hasilnya baik karena ini masih dalam jangkauan optik. Tapi ketika kamu mendorong ke 10x, 30x, atau 60x, yang terjadi adalah digital zoom — kualitas gambar menurun signifikan.

HP dengan telefoto periscope (seperti yang ada di beberapa flagship atau HP premium mid-range seperti Xiaomi 14 Ultra) bisa mempertahankan kualitas di zoom 5x atau bahkan 10x secara optik karena desain lensa-nya berbeda. Camon 50 Pro 5G tidak ada di level itu.

Jika kamu sering memotret subjek dari jauh dengan kualitas tinggi — misalnya foto satwa liar, olahraga outdoor, atau pertunjukan di panggung jauh — perlu ekspektasi yang realistis: di atas 3x zoom, kualitasnya tidak selevel HP flagship.

Perbandingan dengan Kompetitor dan Pendahulunya

Compare Tecno Camon 50 Pro 5G

vs. Tecno Camon 40 Pro 5G (Pendahulu)

AspekCamon 40 Pro 5GCamon 50 Pro 5G
ChipsetDimensity 7300Dimensity 7400 Ultimate
LayarAMOLED, 120HzAMOLED Curved, 144Hz
Kamera TelefotoTidak ada50MP 3x optical zoom
DurabilitasIP68IP68 + IP69 + IP69K + MIL-STD-810H
Baterai5.000mAh6.500mAh
Update OS3 generasi Android, 5 tahun patch

Upgrade dari Camon 40 Pro 5G ke Camon 50 Pro 5G sangat substansial — terutama hadirnya telefoto, kapasitas baterai yang naik 1.500mAh, dan layar yang lebih mulus.

Jika kamu pengguna Camon 40 Pro 5G, ini adalah alasan yang valid untuk upgrade. Jika baru pertama membeli di kisaran harga ini, Camon 50 Pro 5G adalah pilihan yang jauh lebih masuk akal.

vs. Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G

AspekRedmi Note 15 ProCamon 50 Pro 5G
ChipsetSnapdragon 7s Gen 3Dimensity 7400 Ultimate
Performa CPULebih tinggiSedikit di bawah
Kamera Utama200MP (sensor lebih kecil)50MP Sony (sensor lebih besar)
TelefotoTidak ada (di sebagian varian)3x optical zoom
Ultrawide8MP8MP (sama)
DurabilitasIP68IP68/IP69/IP69K/MIL-STD-810H
Refresh rate120Hz144Hz

Redmi Note 15 Pro punya keunggulan di performa raw chipset. Camon 50 Pro 5G unggul di ukuran sensor kamera utama, hadirnya telefoto, refresh rate layar lebih tinggi, dan sertifikasi durabilitas yang jauh lebih lengkap.

vs. Realme 14 Pro+ 5G

AspekRealme 14 Pro+ 5GCamon 50 Pro 5G
ChipsetSnapdragon 7s Gen 3Dimensity 7400 Ultimate
Kamera Utama50MP Sony LYT-600 (1/1,95″)50MP Sony LYT-700C (1/1,56″)
Kamera Telefoto50MP periscope 3x50MP standar 3x
DurabilitasIP69IP68/IP69/IP69K/MIL-STD-810H
Harga estimasiRp 5–6 jutaanRp 5,5–7 jutaan

Realme 14 Pro+ menawarkan telefoto periscope yang secara teknis lebih baik untuk zoom di atas 3x, dan sensor Sony LYT-600 yang bisa bersaing.

Camon 50 Pro 5G balik dengan sensor yang lebih besar (1/1,56″ vs 1/1,95″) dan sertifikasi durabilitas yang lebih lengkap. Keduanya kompetitif — pilihan bergantung pada prioritasmu: zoom jauh vs ketahanan fisik.

Untuk Siapa Tecno Camon 50 Pro 5G Ini Cocok?

Tecno Camon 50 Pro 5G adalah HP yang jelas tahu siapa target penggunanya: pengguna yang ingin kemampuan kamera serius — terutama foto telefoto — dengan durabilitas tinggi, baterai besar, dan layar premium, semua dalam satu paket di bawah Rp 7 juta.

HP ini sangat cocok untuk:

  • Konten kreator atau hobi fotografi yang ingin fleksibilitas zoom optik 3x tanpa harus beli flagship
  • Pengguna aktif outdoor — traveler, hiker, fotografer lapangan — yang butuh HP tahan banting bersertifikat militer
  • Pengguna yang sering di luar ruangan dan butuh baterai tahan lama
  • Yang menginginkan layar AMOLED smooth 144Hz di kelas menengah
  • Pengguna yang peduli software support jangka panjang (update 5 tahun)

HP ini kurang cocok untuk:

  • Gamer berat yang butuh chipset dengan performa puncak (pertimbangkan HP dengan Snapdragon 7s Gen 3 atau Dimensity 8300)
  • Pengguna yang sangat bergantung pada jack audio 3,5mm atau kartu microSD
  • Yang butuh zoom optik di atas 3x dengan kualitas tinggi (pertimbangkan HP dengan telefoto periscope)
  • Konten kreator yang intensif memakai kamera ultrawide — 8MP terasa kurang

Pada harga Rp 5.499.000 untuk varian 8GB/256GB, Camon 50 Pro 5G menawarkan value yang kompetitif — khususnya kombinasi sensor Sony besar + telefoto sungguhan + empat sertifikasi durabilitas yang jarang ditemukan di harga ini.

Pertanyaannya bukan apakah HP ini worth it secara umum, melainkan apakah fitur-fitur yang ditawarkannya sesuai dengan kebutuhan spesifik kamu.

Cek harga terbaru dan promo di Shopee dan Lazada.

FAQ Tecno Camon 50 Pro 5G

Tecno Camon 50 Pro 5G setara dengan HP apa?

Tecno Camon 50 Pro 5G bersaing di kelas yang sama dengan Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G dan Realme 14 Pro 5G. Keunggulan utamanya dibanding keduanya adalah ukuran sensor Sony LYTIA 700C yang lebih besar dan kelengkapan sertifikasi durabilitas (IP68/IP69/IP69K/MIL-STD-810H).

Apa kekurangan hp Tecno Camon 50 Pro 5G?

Kekurangan utamanya meliputi resolusi layar 1,5K yang bersifat upscaled (bukan native), kamera ultrawide yang hanya 8MP, tidak ada jack audio 3,5mm dan slot microSD, chipset yang kurang optimal untuk gaming berat, serta telefoto tanpa desain periscope sehingga kualitas di atas zoom 3x menurun.

Tecno Camon 50 Pro 5G keluaran tahun berapa?

HP ini resmi diluncurkan di Indonesia pada 3 Maret 2026 dan mulai dijual pada 9 Maret 2026.

Kamera Tecno Camon 50 Pro 5G setara dengan iPhone berapa?

Perbandingan langsung dengan iPhone tidak tepat karena sistem pemrosesan gambar keduanya sangat berbeda. Berdasarkan skor DxOMark untuk varian globalnya (Camon 50 Ultra 5G), skor foto 154 dan video 132 menempatkannya di kelas “flagship killer” — tapi tetap di bawah iPhone seri terbaru yang skornya jauh lebih tinggi. Kekuatan Camon 50 Pro 5G ada pada sensor fisik yang besar, bukan pada pemrosesan komputasional sekelas iPhone.

Berapa kali zoom Tecno Camon 50 Pro 5G?

Zoom optik 3x (focal 70mm, sungguhan optis). Dengan AI SuperZoom digital, bisa mencapai hingga 60x, meski kualitas di atas 10x sudah menurun signifikan.

Apakah Tecno Camon 50 Pro 5G memiliki layar lengkung?

Ya, layarnya menggunakan desain curved AMOLED yang melengkung di sisi kiri dan kanan. Ini berbeda dari Tecno Camon 50 reguler yang menggunakan layar flat.

Tecno Camon 50 Pro dapat update Android berapa?

TECNO menjamin 3 generasi update Android dan patch keamanan selama 5 tahun sejak tanggal rilis.

Apakah Tecno Camon 50 ada telefoto?

Untuk varian Pro 5G, ya — ada kamera telefoto 50MP dengan optical zoom 3x. Untuk Tecno Camon 50 reguler (bukan Pro), tidak ada kamera telefoto.

Berapa baterai Tecno Camon 50 Pro 5G?

Baterai berkapasitas 6.500mAh dengan fast charge 45W, bypass charging, dan reverse wired charging.

Tecno Camon 50 Pro 5G pakai layar apa?

Layar AMOLED Curved berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 4.500 nit. Resolusinya 1208×2644 piksel (dilabeli 1,5K), meski resolusi native GPU-nya adalah 1080p yang kemudian diupscale.

Apakah Tecno Camon 50 Pro 5G bisa wireless charging?

Tidak. Berdasarkan spesifikasi resmi TECNO, HP ini tidak mendukung wireless charging. Pengisian daya hanya melalui kabel USB-C (45W). Yang ada adalah reverse wired charging — bisa mengisi daya perangkat lain via kabel.

Berapakah peringkat IP dari Camon 50 Pro?

HP ini memiliki empat sertifikasi sekaligus: IP68 (tahan rendam), IP69 (tahan semprotan air dari segala arah), IP69K (tahan semprotan air bertekanan tinggi dan panas), dan MIL-STD-810H (standar ketahanan militer AS).

Tecno Camon 50 Pro RAM berapa?

Tersedia dalam dua pilihan RAM fisik: 8GB (varian 8GB/256GB) dan 12GB (varian 12GB/256GB dan 12GB/512GB). Keduanya bisa diperluas dengan Extended RAM menggunakan sebagian storage, hingga total 16GB atau 24GB (RAM fisik + extended).

Apa bedanya Tecno Camon 50 dan 50 Pro?

Perbedaannya signifikan. Camon 50 reguler menggunakan chipset berbeda (tidak ada 5G), layar flat tanpa kurva, tanpa kamera telefoto, dan durabilitas yang lebih terbatas. Camon 50 Pro 5G hadir dengan layar curved 144Hz, chipset 5G Dimensity 7400 Ultimate, kamera telefoto 3x, empat sertifikasi durabilitas, dan baterai yang jauh lebih besar (6.500mAh vs 5.000mAh pada Camon 50 reguler). Perbedaan harganya sekitar Rp 2 juta.

Apakah Camon 50 itu 5G atau bukan?

Tergantung variannya. Tecno Camon 50 Pro 5G — sesuai namanya — mendukung jaringan 5G. Tecno Camon 50 reguler tidak memiliki dukungan 5G.

Catatan metodologi:

Artikel ini disusun berdasarkan spesifikasi resmi TECNO Indonesia, laporan hands-on dari Kompas Tekno dan 91Mobiles, review mendalam dari Gadget Pilipinas (untuk varian global Camon 50 Ultra 5G yang secara teknis identik), serta data benchmark yang dipublikasikan secara independen. Teknogeng.id tidak memiliki unit review produk ini. Jika ada informasi terbaru dari pengujian langsung, artikel ini akan diperbarui.

Share Article

Picture of Cecep Suparman

Cecep Suparman

Cecep Suparman adalah seorang Techno-Analyst di TeknoGeng.ID yang memiliki spesialisasi dalam membedah arsitektur chipset dan performa perangkat keras mobile. Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun mengikuti perkembangan industri semikonduktor, Cecep fokus memberikan panduan belanja objektif berdasarkan perbandingan benchmark dan data teknis produsen. Tujuannya adalah membantu pembaca TeknoGeng.ID menemukan perangkat dengan value-for-money terbaik tanpa terjebak janji pemasaran.