Kelebihan dan Kekurangan Tecno POVA 7 Ultra 5G, Worth It Beli?

Kelebihan dan Kekurangan Tenco POVA 7 Ultra 5G

Tecno POVA 7 Ultra 5G adalah varian tertinggi dari seri POVA 7 yang masuk ke Indonesia pada Juli 2025.

Dengan banderol sekitar Rp4 jutaan untuk varian 8 GB/256 GB, HP ini datang dengan klaim serius: perangkat resmi PMSL SEA Summer 2025, kompetisi PUBG Mobile bertaraf internasional. Angka itu langsung bikin banyak orang penasaran.

Nah, di artikel ini gue bakal bedah tuntas kelebihan dan kekurangan Tecno POVA 7 Ultra 5G mulai dari layar, performa gaming, baterai, sampai soal bypass charging yang sering ditanyain. Biar lo bisa mutusin sendiri: worth it atau enggak?

Spesifikasi Singkat Tecno POVA 7 Ultra 5G

Tecno POVA 7 Ultra 5G

Sebelum masuk ke kelebihan dan kekurangan, lihat dulu gambaran besar spesifikasinya. HP ini masuk segmen mid-range gaming dengan chipset kelas atas dan layar AMOLED premium — kombinasi yang jarang ketemu di harga Rp4 jutaan.

SpesifikasiDetail
LayarAMOLED 6,67 inci, 1,5K (2800×1260), 144Hz
Proteksi LayarCorning Gorilla Glass 7i
ChipsetMediaTek Dimensity 8350 Ultimate (4nm)
RAM8 GB atau 12 GB (LPDDR5x) + RAM virtual
Memori Internal256 GB (UFS 4.0)
Kamera Utama108 MP f/1.7 + 8 MP ultrawide
Baterai6.000 mAh, 70W wired, 30W wireless
OSAndroid 15, HiOS 15
KetahananIP64 (tahan debu + cipratan air)
Harga~Rp4 jutaan (varian 8 GB/256 GB)*

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Cek toko resmi TECNO atau marketplace untuk harga terkini.

Kelebihan Tecno POVA 7 Ultra 5G

Kelebihan Tenco POVA 7 Ultra 5G

1. Layar AMOLED 1,5K 144Hz — Tajam dan Nyaman untuk Gaming

Ya, Tecno POVA 7 Ultra 5G sudah menggunakan panel AMOLED dengan resolusi 1,5K (2800×1260 piksel) dan refresh rate 144Hz. Di kelas harga ini, kombinasi itu tergolong langka.

Panel AMOLED punya keunggulan mendasar dibanding IPS LCD: hitam yang benar-benar pekat, warna yang lebih vibrant, dan konsumsi daya lebih efisien saat menampilkan konten gelap. Untuk nonton konten malam hari atau main game dengan background gelap, bedanya terasa nyata.

Resolusi 1,5K (sekitar 460 ppi) bikin teks dan detail gambar terlihat lebih tajam dari layar Full HD biasa.

Menurut GizGuide yang menguji langsung unit ini, “the details are now sharper and crisper with deep blacks and great colors” — keunggulan yang langsung terasa saat menonton video maupun memainkan game visual-heavy.

Soal refresh rate 144Hz dan touch sampling rate 2160Hz, ini punya dampak langsung untuk gaming kompetitif: animasi dan scroll lebih mulus, dan input sentuhan terasa lebih responsif. Untuk game FPS atau Battle Royale, responsivitas layar seperti ini bisa jadi faktor pembeda.

Kecerahan puncak 4.500 nits juga bukan angka main-main. Menurut ulasan yang tersedia, layar ini masih nyaman dibaca bahkan di bawah sinar matahari siang bolong. Ditambah proteksi Corning Gorilla Glass 7i yang melindungi dari goresan dan benturan ringan.

2. Performa Dimensity 8350 Ultimate — Siap untuk PUBG hingga Genshin Impact

Tecno POVA 7 Ultra 5G adalah HP gaming yang bisa menjalankan semua game populer di Indonesia dengan setting tinggi.

Mesinnya adalah MediaTek Dimensity 8350 Ultimate, chipset 4nm dengan konfigurasi delapan inti: satu Cortex-A715 @3,35 GHz sebagai prime core, tiga inti A715 @3,20 GHz, dan empat inti efisiensi A510 @2,20 GHz.

GPU-nya Mali-G615 MC6 @1400 MHz. TECNO mengklaim ada upgrade GPU 60% dibanding Dimensity 8300. Artinya game-game grafis berat seperti Genshin Impact punya ruang gerak yang lebih besar untuk berjalan dengan setting lebih tinggi.

Yang memperkuat klaim gaming-nya: POVA 7 Ultra adalah device resmi PMSL SEA Summer 2025 (PUBG Mobile Super League Asia Tenggara). Ini bukan sekadar marketing — di level kompetisi itu, stabilitas performa adalah keharusan.

PUBG Mobile bisa dijalankan di setting 120fps Ultra Extreme pada grafis Smooth, sesuatu yang dikonfirmasi oleh beberapa reviewer yang menguji langsung.

Skor AnTuTu yang dilaporkan mencapai sekitar 1,5 juta poin. Kalau angka ini akurat, posisinya berada di tier yang cukup kompetitif untuk HP Rp4 jutaan.

Kombinasi RAM LPDDR5x dan storage UFS 4.0 juga berkontribusi pada respons keseluruhan yang cepat: buka aplikasi berat terasa instan, perpindahan antar aplikasi nyaris tanpa jeda.

3. Baterai 6.000 mAh + Pengisian 70W Wired dan 30W Wireless

POVA 7 Ultra dibekali baterai 6.000 mAh dengan pengisian cepat 70W wired dan 30W wireless charging — keduanya sudah termasuk di dalam paket penjualan untuk charger 70W-nya.

Kapasitas 6.000 mAh untuk penggunaan harian yang intensif (gaming, streaming, media sosial) biasanya cukup untuk melewati satu hari penuh. Dengan pengisian 70W, estimasi waktu pengisian dari kosong ke penuh seharusnya di bawah 60 menit berdasarkan rata-rata chipset kelas ini.

Keberadaan wireless charging 30W adalah nilai tambah yang tidak banyak HP mid-range Rp4 jutaan punya.

Ini dikonfirmasi oleh spesifikasi resmi TECNO Indonesia dan berbagai sumber ulasan eksternal. Praktis untuk charging di atas pad tanpa cabut-colok kabel.

Ada juga fitur reverse charging 10W, artinya HP ini bisa difungsikan sebagai power bank mini untuk mengisi daya aksesori seperti earbuds atau smartwatch.

4. Desain Futuristik dengan Status Light 104 LED

POVA 7 Ultra punya desain yang berani tanpa terkesan berlebihan — sebuah keseimbangan yang tidak mudah dicapai HP gaming.

Bagian belakangnya menggunakan material polycarbonate dengan finishing transparan geometric — tampak seperti ada lapisan kaca tembus pandang dengan pola garis yang bisa terlihat di baliknya. Berbeda dari estetika gaming “lampu-lampu agresif” yang umum, POVA 7 Ultra terasa lebih clean dan futuristik.

Yang bikin beda: modul kamera berbentuk segitiga yang jadi ciri khas visual seri ini. Di dalam dan sekitar modul kamera itu tertanam 104 LED yang bisa menampilkan lebih dari 30 efek cahaya dan 5 skenario berbeda: notifikasi, gaming mode, charging, timer, dan lainnya.

Menurut GizGuide, efek LED ini berguna terutama saat HP diletakkan terbalik dalam mode senyap — cahayanya bisa jadi indikator notifikasi visual tanpa bunyi.

Ketebalan 8,9 mm tergolong ramping untuk HP gaming berkapasitas baterai 6.000 mAh. Sudut-sudutnya rounded, yang menurut GizGuide membuat grip saat gaming jangka panjang terasa lebih nyaman. Tersedia dalam dua varian warna: Geek White dan Geek Black.

Sertifikasi IP64 artinya HP ini tahan debu penuh dan tahan percikan air dari segala arah — cukup untuk aktivitas harian, meski bukan berarti bisa direndam.

5. HiOS 15 + Android 15 dengan Fitur Tecno AI

POVA 7 Ultra hadir dengan Android 15 dan HiOS 15 versi khusus yang dirancang untuk seri POVA — jadi bukan HiOS generik, tapi ada penyesuaian UI dan fitur gaming yang lebih dalam.

Dari sisi tampilan, HiOS 15 datang dengan Dynamic Animations, font dan ikon eksklusif, serta desain antarmuka yang lebih bersih dan modern dibanding generasi HiOS sebelumnya.

Fitur AI-nya cukup lengkap untuk kelas harga ini. Voice assistant “Ella” kini terintegrasi dengan DeepSeek-R1, yang menghadirkan kemampuan seperti Call Summary (ringkasan panggilan otomatis), Call Translation, dan Smart Touch.

Circle to Search dari Google juga tersedia. Untuk kreativitas visual, ada Gallery AI editing yang bisa memodifikasi foto tanpa mengorbankan kualitas file asli.

Untuk gamer, Gamespace adalah pusat kontrol game: bisa atur performa per judul game, aktifkan Esports Mode, main game dengan layar mati (Off-Screen Gaming), dan yang penting — mengaktifkan Bypass Charging saat gaming (lebih detail di bagian kekurangan, karena ini fitur sekaligus catatan penting).

6. Sensor dan Konektivitas Lengkap (NFC + Infrared + Gyroscope)

Untuk HP Rp4 jutaan, kelengkapan sensor dan konektivitas POVA 7 Ultra 5G tergolong memuaskan. Tidak ada kompromi yang berarti di sini.

  • Infrared (IR): Bisa dijadikan remote universal untuk TV, AC, set-top box, dan perangkat IR lainnya. Fitur yang sepele tapi berguna sehari-hari.
  • NFC: Untuk top-up e-money (Flazz, e-money, Brizzi), kartu akses digital, atau transaksi nirsentuh. Sudah tidak opsional untuk kehidupan urban Indonesia.
  • Hardware Gyroscope: Sensor gyro fisik penting untuk aiming di game FPS dan Battle Royale — ini yang bikin pergerakan kamera terasa smooth dan presisi saat miring-miringkan HP.
  • X-axis linear motor (Exceptional 4D Vibration): Haptic motor linear punya respons getaran yang lebih presisi dan terasa lebih “premium” dibanding motor rotasi biasa. Terasa saat terkena ledakan di game atau saat keyboard getar.
  • In-display fingerprint sensor: Pembuka layar langsung dari bawah layar, tanpa tombol fisik di samping.
  • 5G + WiFi + Bluetooth 5.1: Untuk konektivitas modern yang future-proof.

7. Kamera 108 MP dengan Rekam Video hingga 4K

Kamera bukan selling point utama HP gaming, tapi konfigurasi POVA 7 Ultra 5G solid untuk kelasnya. Sensor utama 108 MP f/1.7 menggunakan Samsung HM6, dikombinasikan dengan 8 MP ultrawide dan dual LED flash.

Aperture f/1.7 membantu kinerja di kondisi cahaya redup — lebih banyak cahaya masuk ke sensor. Kamera depan 13 MP f/2.2 cukup untuk selfie sehari-hari dan video call.

Yang menarik: kemampuan rekam video kamera utamanya ternyata mencapai 4K@30fps dan 4K@60fps berdasarkan spesifikasi GSMArena — bukan hanya 2K seperti yang sering disebutkan di sejumlah ringkasan spesifikasi. Ini perlu dikonfirmasi ulang karena ada perbedaan antara klaim marketing dan data teknis.

Untuk gamer yang sesekali butuh rekam konten, konfigurasi ini lebih dari cukup.

8. Speaker Stereo Dolby Atmos yang Lantang

Dual speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos bikin pengalaman audio POVA 7 Ultra 5G terasa immersive — terutama untuk nonton film dan gaming.

Setup-nya terdiri dari speaker di bagian atas dan bawah, sehingga saat HP digenggam landscape untuk gaming atau menonton, suara muncul dari dua sisi. GizGuide mendeskripsikan audionya sebagai lantang, dengan kualitas yang solid di mid dan high range, meski bass-nya minimal.

Ini jujur. Speaker stereo HP mid-range memang jarang punya bass tebal — dan catatan itu justru membantu lo set ekspektasi yang realistis. Kalau lo butuh bass nendang untuk musik, earphone tetap jadi pilihan terbaik. Tapi untuk gaming dan konten multimedia, speaker ini sudah di atas rata-rata kelasnya.

9. Kelengkapan Kotak yang Memuaskan

Satu hal yang bikin POVA 7 Ultra lebih value dibanding beberapa kompetitornya: charger 70W sudah inklusif di dalam kotak.

Beberapa brand kelas menengah mulai menjual charger terpisah untuk menekan harga eceran. TECNO tidak melakukan ini — lo langsung dapat charger 70W, kabel USB-A to USB-C, dan soft case gratis dari bawaan kotak.

Berdasarkan review GizGuide (yang menerima unit dari TECNO Philippines), ada bonus tambahan seperti magnetic power bank dan PUBG skin — tapi ini kemungkinan program pre-order/promo yang tidak selalu berlaku di Indonesia.

Kekurangan Tecno POVA 7 Ultra 5G

Kekurangan Tecno POVA 7 Ultra 5G

1. Bypass Charging: Ada, Tapi dengan Catatan Penting

Tecno POVA 7 Ultra 5G sebenarnya memiliki fitur bypass charging, dikonfirmasi oleh GizGuide dan reviewer lainnya. Fitur ini diaktifkan melalui Gamespace di HiOS, bukan berjalan otomatis secara default.

Bypass charging berarti saat lo nyalain fitur ini dan main game sambil charging, arus listrik dari charger langsung disalurkan ke HP tanpa “melewati” baterai.

Hasilnya: baterai tidak ikut panas, umur sel baterai lebih panjang jangka panjang, dan suhu HP lebih terkontrol selama sesi gaming marathon.

Tapi ada catatan yang perlu lo tahu: bypass charging hanya bisa diaktifkan manual melalui menu Gamespace — tidak aktif otomatis begitu lo colok charger. Ini artinya lo perlu ingat untuk mengaktifkannya setiap kali mau main sambil nge-charge.

Buat lo yang terbiasa main langsung tanpa buka Gamespace dulu, ada kemungkinan bypass ini kelewat.

Solusi praktisnya: jadikan kebiasaan untuk selalu buka Gamespace sebelum sesi gaming panjang, aktifkan Bypass Charging dari sana, baru mulai main.

2. Tidak Ada Game Trigger Fisik

POVA 7 Ultra 5G tidak dilengkapi shoulder trigger bawaan, meski HP ini dipasarkan keras sebagai gaming phone dan device resmi kompetisi PUBG Mobile.

GizGuide secara eksplisit menyebutkan ini sebagai temuan langsung: “One thing to note here is that we didn’t see game triggers despite being marketed as a shooting game-friendly device.” Beberapa kompetitor di kisaran harga yang mirip, seperti varian gaming Infinix atau Redmi dengan fitur pop-up trigger, sudah menyertakan ini.

Ini tidak berarti POVA 7 Ultra 5G tidak layak untuk gaming kompetitif — faktanya statusnya sebagai device resmi PMSL SEA membuktikan sebaliknya. Tapi kalau trigger fisik adalah prioritas lo, perlu dicatat bahwa fitur ini tidak ada bawaan.

Solusinya: aksesori trigger gamepad eksternal yang menempel di sisi HP bisa jadi workaround, dan harganya relatif terjangkau di marketplace.

3. Back Cover Polycarbonate Tanpa Keterangan Perlindungan Spesifik

Layar POVA 7 Ultra 5G dilindungi Corning Gorilla Glass 7i, tapi bagian belakangnya menggunakan material polycarbonate — bukan kaca seperti yang disebutkan di beberapa deskripsi produk.

GSMArena mencatat spesifikasinya sebagai “plastic back” (polycarbonate adalah jenis plastik premium), sementara GizGuide mengkonfirmasi TECNO tidak menyebutkan perlindungan khusus untuk back cover ini.

Artinya, risiko retak akibat jatuh tetap ada meski material polycarbonate umumnya lebih fleksibel dari kaca.

Rekomendasi: selalu gunakan soft case bawaan (yang sudah termasuk di dalam kotak) untuk perlindungan sehari-hari. Ini langkah sederhana yang efektif.

Sebagai catatan proporsional: polycarbonate sebenarnya lebih tahan banting dari kaca dalam banyak kondisi jatuh — lebih tidak gampang pecah. Tapi estetikanya memang berbeda dari back cover kaca murni.

4. Potensi Panas Saat Gaming Sesi Panjang

Wajar kalau HP gaming dengan chipset performa tinggi mengalami kenaikan suhu saat gaming marathon — dan POVA 7 Ultra tidak dikecualikan dari ini.

TECNO mengklaim ada sistem pendingin internal yang dirancang untuk menjaga suhu tetap terkontrol. Seberapa efektifnya sistem tersebut dalam kondisi gaming satu jam lebih perlu dikonfirmasi dari review yang melakukan stress test termal secara sistematis.

Yang bisa dikonfirmasi: Dimensity 8350 Ultimate dibangun dengan fabrikasi 4nm, yang secara teori lebih efisien secara termal dibanding node fabrikasi yang lebih lama.

Fitur Bypass Charging juga berkontribusi pada pengelolaan panas — kalau diaktifkan saat gaming, baterai tidak ikut menghasilkan panas tambahan.

Untuk sekarang, anggap panas saat gaming berat adalah potensi yang ada dan siapkan solusi praktis: jeda gaming setiap 30–45 menit, aktifkan bypass charging, dan pastikan ventilasi cukup saat memegang HP.

Apakah Tecno POVA 7 Ultra 5G Worth It untuk Dibeli?

Dengan harga sekitar Rp4 jutaan, POVA 7 Ultra 5G menawarkan kombinasi yang susah ditandingi di kelasnya: layar AMOLED 1,5K 144Hz, chipset Dimensity 8350 Ultimate, baterai 6.000 mAh dengan wireless charging 30W, dan konektivitas lengkap semuanya dalam satu paket.

HP ini cocok untuk lo kalau:

  • Lo adalah gamer FPS atau Battle Royale yang cari HP gaming serius di bawah Rp5 juta
  • Lo mau layar AMOLED premium tanpa harus bayar harga flagship
  • Lo butuh NFC dan infrared dalam satu HP yang sama
  • Lo nilai kelengkapan konektivitas dan sensor tinggi

HP ini mungkin kurang ideal kalau:

  • Lo adalah gamer yang sudah terbiasa dengan game trigger fisik dan ingin itu ada bawaan
  • Kualitas kamera adalah prioritas utama lo — ada pilihan lain di kisaran harga yang sama yang lebih fokus di kamera
  • Lo sering main game marathon sambil charging dan khawatir soal baterai jangka panjang — bypass charging ada, tapi perlu diaktifkan manual

Dibanding POVA 7 5G (versi non-Ultra): Perbedaan utamanya ada di panel layar (POVA 7 Ultra pakai AMOLED 1,5K vs IPS di varian standar), kapasitas baterai yang lebih besar, dan chipset yang lebih powerful.

Kalau budget mepet di kisaran Rp3 jutaan, POVA 7 standar bisa jadi alternatif. Tapi kalau ada selisih Rp300–500 ribu, upgrade ke Ultra worth it dari sisi layar saja sudah terasa.

Cek harga terkini dan ketersediaan di Shopee & Lazada, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

FAQ — Pertanyaan Umum Seputar Tecno POVA 7 Ultra 5G

Apakah Tecno POVA 7 Ultra 5G sudah AMOLED?

Ya, HP ini menggunakan panel AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1,5K (2800×1260) dan refresh rate 144Hz. Ini salah satu keunggulan utamanya di kelas harga Rp4 jutaan.

Apakah ada fitur wireless charging di POVA 7 Ultra?

Ada. POVA 7 Ultra mendukung wireless charging 30W, dikonfirmasi dari spesifikasi resmi TECNO Indonesia. Pengisian kabel-nya juga mendukung 70W.

Apakah POVA 7 Ultra 5G tahan air?

HP ini memiliki sertifikasi IP64, artinya tahan debu penuh dan tahan percikan air dari segala arah. Tapi IP64 tidak dirancang untuk direndam — jadi hindari kontak dengan air yang lebih dari sekadar cipratan.

Apakah ada bypass charging di Tecno POVA 7 Ultra?

Ada, dan bisa diaktifkan melalui menu Gamespace di HiOS. Fitur ini tidak aktif otomatis — lo perlu menyalakannya secara manual sebelum sesi gaming sambil charging.

Berapa skor AnTuTu Tecno POVA 7 Ultra 5G?

Berdasarkan informasi yang beredar, skornya diklaim mencapai sekitar 1,5 juta poin di AnTuTu v10.

Apakah Tecno POVA 7 Ultra cocok untuk Genshin Impact?

Berdasarkan spesifikasi chipset Dimensity 8350 Ultimate dan upgrade GPU 60% vs Dimensity 8300, HP ini seharusnya mampu menjalankan Genshin Impact dengan nyaman.

Berapa RAM Tecno POVA 7 Ultra 5G?

Tersedia dua varian: 8 GB dan 12 GB (keduanya LPDDR5x). Dengan fitur extended RAM di HiOS, RAM virtual bisa ditambah hingga total 24 GB (12 GB fisik + 12 GB virtual dari storage).

Apakah Tecno POVA 7 Ultra 5G gampang panas?

Potensi panas saat gaming sesi panjang ada, seperti kebanyakan HP gaming dengan chipset performa tinggi. Fitur bypass charging (aktifkan via Gamespace) dan sistem pendingin internal TECNO dirancang untuk memitigasi ini.

Apakah Tecno POVA 7 Ultra 5G cepat rusak?

Tidak ada indikasi kualitas build yang buruk dari ulasan yang tersedia. Frame polycarbonate berkualitas, layar dilindungi Gorilla Glass 7i, dan sertifikasi IP64 sudah ada. Gunakan soft case bawaan untuk perlindungan optimal.

Tecno POVA 7 Ultra 5G adalah salah satu argumen terkuat bahwa HP gaming mid-range Indonesia semakin serius. Kelebihan-kelebihannya — terutama layar dan performa — jauh melampaui yang biasanya bisa lo dapat di harga ini.

Punya pertanyaan atau pengalaman sendiri dengan POVA 7 Ultra? Tulis di kolom komentar

Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang kami kumpulkan dari spesifikasi resmi TECNO, ulasan dari berbagai media teknologi terpercaya, dan data yang tersedia secara publik. TeknoGeng.ID tidak memiliki unit review fisik untuk perangkat ini, sehingga seluruh penilaian dalam artikel ini bersifat kuratorial dan informatif.

Share Article

Picture of Cecep Suparman

Cecep Suparman

Cecep Suparman adalah seorang Techno-Analyst di TeknoGeng.ID yang memiliki spesialisasi dalam membedah arsitektur chipset dan performa perangkat keras mobile. Dengan pengalaman lebih dari 5 tahun mengikuti perkembangan industri semikonduktor, Cecep fokus memberikan panduan belanja objektif berdasarkan perbandingan benchmark dan data teknis produsen. Tujuannya adalah membantu pembaca TeknoGeng.ID menemukan perangkat dengan value-for-money terbaik tanpa terjebak janji pemasaran.